Berita Terkini

Perempuan Inspiratif Indonesia 2025: Apresiasi Tinggi untuk Betty Epsilon Idroos

Wamena - Dewan redaksi dengan bangga mempersembahkan sosok wanita teladan yang kami angkat sebagai “Perempuan Inspiratif Indonesia 2025”. Pada tahun ini, penghargaan tersebut diberikan kepada Betty Epsilon Idroos — seorang perempuan yang menorehkan kontribusi nyata dalam memperkuat demokrasi, memperjuangkan akses informasi pemilu, serta meneguhkan peran perempuan di lembaga penyelenggara Pemilu di Indonesia. Dedikasi, integritas, dan keberanian beliau menjadikannya panutan sekaligus simbol harapan bagi banyak perempuan Indonesia. Betty Epsilon Idroos bukan sekadar figur simbolis namun seorang pelaku nyata dalam reformasi demokrasi. Sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sejak periode 2022–2027, beliau adalah satu-satunya perempuan yang lolos seleksi uji kelayakan dan kepatutan anggota KPU periode ini. Baca juga : KPU Jayawijaya Dukung Ketahanan Pangan Lokal di Perayaan Puncak Imam Prasinode Keuskupan Jayapura 2025 Apa itu “Perempuan Inspiratif Indonesia” dan Mengapa Ini Penting “Perempuan Inspiratif Indonesia” bukan sekadar gelar  melainkan sebuah pengakuan terhadap perempuan yang menunjukkan kualitas, prestasi, kontribusi dan integritas luar biasa, khususnya dalam bidang publik, pemerintahan, hak asasi, atau pemberdayaan masyarakat. Perempuan seperti ini menjadi cermin bahwa kaum perempuan mampu mengambil peran strategis, memimpin perubahan, serta membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk bermimpi dan berkontribusi. Penghargaan ini memiliki nilai simbolis tinggi: ia menegaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam ruang kekuasaan seperti lembaga penyelenggara pemilu  bukan hanya soal representasi, tetapi soal kualitas, keberanian, dan tanggung jawab. Di tengah tantangan demokrasi dan kebutuhan untuk pemilu yang profesional, transparan, dan inklusif, kehadiran perempuan inspiratif menjadi salah satu elemen kunci keberhasilan. Betapa Layaknya Betty Epsilon Idroos Menerima Penghargaan 2025 Kepemimpinan dan rekam jejak solid Sebelum di tingkat pusat, Betty pernah menjabat sebagai Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta. Latar belakang pendidikan di bidang sosial-ekonomi dan ilmu politik, serta pengalaman dalam organisasi pengawas pemilu dan HAM, menunjukkan bahwa beliau bukan hanya profesional, tapi punya komitmen jangka panjang terhadap demokrasi dan hak-hak warga.  Komitmen terhadap transparansi dan akses informasi  Di posisi Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty aktif mendorong pemutakhiran data pemilih, penyampaian informasi pemilu ke publik, serta memastikan proses pemilu berjalan adil dan akuntabel. Pada 15 Oktober 2025, misalnya, ia memimpin koordinasi penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di wilayah Maluku Utara.  Teladan netralitas dan integritas  Di tengah kritik terkait potensi konflik kepentingan karena suaminya maju dalam Pilkada 2024, Betty menyatakan mundur dari posisi Koordinator Wilayah Maluku untuk menjaga netralitas. Komitmen etik semacam ini menunjukkan bahwa integritas dia pegang teguh. Rangkaian Pernyataan Apresiasi Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Betty Epsilon Idroos atas diraihnya “Perempuan Inspiratif Indonesia 2025”. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, integritas, serta kontribusi luar biasa beliau dalam memperkuat demokrasi di Indonesia  khususnya dalam pembangunan tata kelola pemilu yang profesional, transparan, dan inklusif. Peran aktif beliau dalam berbagai tahapan penyelenggaraan pemilu telah menjadi teladan bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KPU, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan, untuk terus berani bermimpi, berjuang, dan mengabdikan diri bagi negeri. Semoga penghargaan ini semakin memotivasi Betty Epsilon Idroos untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi penguatan demokrasi Indonesia, serta menginspirasi semakin banyak perempuan untuk tampil sebagai pemimpin yang berintegritas dan berdaya saing. Selamat dan sukses atas penghargaan “Perempuan Inspiratif Indonesia 2025”. Teruslah menjadi inspirasi bagi Indonesia.

PRAY FOR SUMATERA UTARA, BARAT DAN ACEH: Doa dan Kepedulian untuk Saudara-Saudara Terdampak Banjir dan Longsor

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh kembali menjadi pengingat betapa pentingnya kepedulian, solidaritas, dan persatuan di tengah cobaan. Curah hujan yang ekstrem dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya sungai, pergeseran tanah, kerusakan infrastruktur, serta memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dalam situasi ini, doa dan dukungan moral dari seluruh masyarakat Indonesia menjadi kekuatan besar yang dapat membantu mempercepat pemulihan. Ungkapan “PRAY FOR SUMATERAH UTARAH, BARAT DAN ACEH” kini ramai disuarakan sebagai bentuk simpati dan kepedulian bersama. Ungkapan tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi simbol harapan agar seluruh wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat mendapatkan kekuatan untuk melewati masa sulit ini. KPU Kabupaten Jayawijaya Menyampaikan Empati dan Kepedulian Dalam situasi darurat kemanusiaan ini, KPU Kabupaten Jayawijaya turut menyampaikan rasa keprihatinan dan empati yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak bencana. Melalui pernyataan resminya, KPU Kabupaten Jayawijaya menyampaikan: “KPU Kabupaten Jayawijaya menyampaikan rasa keprihatinan dan empati yang mendalam atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Doa terbaik kami panjatkan untuk seluruh saudara-saudari yang terdampak. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keselamatan dalam proses pemulihan. Semoga wilayah yang terdampak segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas tidak mengenal batas wilayah. Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KPU tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama bangsa. Dampak Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh Bencana yang melanda tiga wilayah ini memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor kehidupan: 1. Kerusakan Infrastruktur Banyak jembatan, jalan utama, dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat arus air yang kuat dan pergeseran tanah. Hal ini menghambat akses bantuan dan proses evakuasi. 2. Warga Mengungsi ke Tempat Aman Ribuan warga dari berbagai kabupaten terpaksa meninggalkan rumah untuk menghindari bahaya. Kondisi tempat pengungsian memerlukan pasokan logistik, kesehatan, serta bantuan psikologis. 3. Aktivitas Sosial dan Ekonomi Terhenti Sekolah, pasar, dan aktivitas kerja mengalami hambatan karena kondisi cuaca dan infrastruktur yang rusak. 4. Risiko Susulan Hujan yang masih berpotensi turun dalam intensitas tinggi membuat daerah rawan longsor harus tetap waspada. Solidaritas Nasional untuk Mempercepat Pemulihan Di tengah kondisi ini, berbagai pihak dari pemerintah, organisasi kemanusiaan, hingga masyarakat umum telah bergerak memberikan bantuan. Penggalangan dana, distribusi logistik, dukungan tenaga medis, dan layanan psikososial sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan. Semangat berbagi dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Indonesia menjadi modal besar untuk membantu saudara-saudara di daerah terdampak bangkit kembali. Media sosial juga menjadi ruang yang memperkuat narasi kebersamaan melalui pesan-pesan seperti: PRAY FOR SUMATERAH UTARAH PRAY FOR SUMATERAH BARAT PRAY FOR ACEH #PrayForSumatera #DoaUntukAceh Setiap unggahan menjadi dorongan moral bagi warga yang sedang berjuang melewati masa sulit. Harapan agar Wilayah Terdampak Segera Pulih Bencana memang datang tanpa diduga, tetapi kekuatan bangsa ini selalu terlihat dalam cara kita saling membantu. Harapannya, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, daerah, relawan, dan masyarakat, upaya pemulihan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Kita semua berharap: Infrastruktur segera diperbaiki Bantuan sampai kepada semua korban Warga mendapatkan perlindungan dan dukungan Aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali normal Alam kembali stabil dan aman

Korpri Berbagi: KPU Kabupaten Jayawijaya Berbagi dalam Rangka HUT Korpri 2025

KPU Kabupaten Jayawijaya melaksanakan kegiatan Korpri Berbagi dalam rangka HUT Korpri 2025 sebagai wujud kepedulian ASN terhadap masyarakat di wilayah Papua Pegunungan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Korpri KPU Jayawijaya untuk memperkuat peran sosial dan semangat pengabdian melalui aksi nyata berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui Korpri Berbagi, KPU Jayawijaya ingin menunjukkan bahwa Korpri bukan hanya organisasi ASN yang fokus pada kedinasan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh pegawai yang berpartisipasi dengan sukarela. Dalam rangkaian HUT Korpri 2025, kegiatan berbagi ini menjadi bukti solidaritas dan kebersamaan ASN KPU Jayawijaya dalam memahami kebutuhan masyarakat di wilayah Jayawijaya yang masih menghadapi tantangan ekonomi dan akses pelayanan. Melalui pembagian paket bantuan, KPU Jayawijaya berharap dapat membantu meringankan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga dan warga. Aksi Korpri Berbagi ini mencerminkan nilai integritas, empati, dan pengabdian ASN dalam melayani bangsa dan negara, sesuai dengan semangat peringatan HUT Korpri ke-54. Baca juga : KPU Jayawijaya Hadiri Upacara dan Doa di TMP Wamena HUT Korpri Korpri Berbagi KPU Jayawijaya dalam HUT Korpri 2025 Program Korpri Berbagi yang dilaksanakan KPU Jayawijaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial untuk memperingati HUT Korpri. Melalui pembagian paket sembako dan bantuan kebutuhan harian, KPU Jayawijaya berupaya memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menunjukkan bagaimana ASN dapat hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan lokal. Tujuan dan Makna Kegiatan Korpri Berbagi Korpri Berbagi memiliki makna mendalam karena mengajarkan nilai solidaritas, empati, dan kepedulian sosial. Dalam konteks HUT Korpri 2025, kegiatan ini menjadi simbol komitmen ASN untuk selalu dekat dengan masyarakat. KPU Jayawijaya menjadikan momen ini sebagai ajang memperkuat nilai dasar Korpri seperti integritas dan profesionalisme yang diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya seremoni. Partisipasi ASN KPU Jayawijaya dalam Aksi Sosial Seluruh pegawai KPU Jayawijaya turut terlibat dalam kegiatan berbagi ini, baik dalam pengumpulan donasi, persiapan paket bantuan, hingga pendistribusian langsung kepada masyarakat. Antusiasme ASN di lingkungan KPU Jayawijaya menunjukkan bahwa semangat berbagi sudah menjadi bagian dari budaya organisasi. Hal ini juga memperkuat kekompakan internal dan rasa memiliki terhadap misi Korpri. Dampak Korpri Berbagi bagi Masyarakat Jayawijaya Masyarakat penerima bantuan menyambut baik kegiatan Korpri Berbagi ini karena membantu memenuhi beberapa kebutuhan pokok mereka. Bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban, tetapi juga memberi dorongan moral bahwa pemerintah hadir dan peduli. Kegiatan ini diharapkan menjadi penggerak untuk menghadirkan lebih banyak program sosial di masa depan. Baca juga :  KPU Jayawijaya Berpartisipasi dalam Donor Darah HUT Korpri 2025

KPU Jayawijaya Hadiri Upacara dan Doa di TMP Wamena HUT Korpri

KPU Kabupaten Jayawijaya ikut berpartisipasi dalam Upacara dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wamena yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Papua Pegunungan sebagai bagian dari rangkaian HUT Korpri 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bagi seluruh ASN KPU untuk memperkuat komitmen pengabdian dan profesionalisme. Melalui upacara yang berlangsung khidmat, KPU Jayawijaya menegaskan kembali nilai–nilai Korpri seperti loyalitas, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Momentum HUT Korpri ini juga mempererat koordinasi dan kebersamaan antar jajaran KPU di Papua Pegunungan, sekaligus memperkuat semangat melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran KPU Jayawijaya di TMP Wamena menjadi simbol penghormatan dan penguatan moral bagi ASN dalam mengemban amanah negara. Baca juga : KPU Jayawijaya Berpartisipasi dalam Donor Darah HUT Korpri 2025 KPU Jayawijaya Ikut Upacara dan Doa Bersama HUT Korpri 2025 Kegiatan upacara dan doa bersama ini menjadi bagian penting dalam peringatan HUT Korpri 2025, dengan tujuan membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan penghormatan terhadap para pendahulu bangsa. KPU Kabupaten Jayawijaya hadir dengan penuh khidmat dan mengikuti seluruh rangkaian acara bersama jajaran KPU Provinsi Papua Pegunungan serta instansi terkait lainnya. Upacara ini mencerminkan bentuk penghargaan terhadap para pahlawan yang berjasa dalam mempertahankan keutuhan bangsa, sekaligus menjadi pengingat bagi ASN KPU tentang pentingnya menjalankan tugas secara jujur, adil, dan bertanggung jawab. Makna Upacara HUT Korpri di Taman Makam Pahlawan Wamena Pelaksanaan upacara di TMP Wamena memiliki makna mendalam karena lokasi tersebut menjadi simbol penghormatan tertinggi terhadap para pejuang. Dalam konteks HUT Korpri, kegiatan ini menjadi refleksi spiritual dan moral bagi pegawai KPU agar terus menjaga integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan publik. Mengunjungi makam pahlawan mengingatkan ASN bahwa perjuangan mereka hari ini merupakan kelanjutan dari pengorbanan para pahlawan terdahulu. Oleh karena itu, kehadiran KPU Jayawijaya di TMP Wamena bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen untuk menjaga nilai-nilai perjuangan dan pengabdian kepada negara. Sinergi KPU Jayawijaya dan KPU Papua Pegunungan Kegiatan ini juga menunjukkan eratnya sinergi antara KPU Kabupaten Jayawijaya dan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Kolaborasi antar lembaga menjadi sangat penting dalam menjaga kelancaran setiap agenda nasional, termasuk kegiatan sosial maupun peringatan Hari Korpri. Melalui kegiatan bersama seperti ini, koordinasi dan komunikasi antar jajaran menjadi semakin solid. Sinergi ini akan berdampak positif pada penyelenggaraan pemilu ke depan, terutama dalam persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi tahapan-tahapan di wilayah Papua Pegunungan yang memiliki tantangan geografis tersendiri. Penguatan Nilai Korpri Bagi ASN KPU HUT Korpri menjadi momen yang tepat untuk memperkuat kembali nilai dasar Korpri, yakni integritas, tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme. KPU Jayawijaya memaknai kegiatan ini sebagai bentuk penguatan karakter ASN, sehingga setiap pegawai dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan kejujuran. Melalui upacara dan doa bersama ini, para ASN diingatkan bahwa pelayanan publik bukan hanya tugas administratif, tetapi juga bentuk pengabdian kepada negara yang harus dilakukan dengan sepenuh hati. Peran ASN KPU dalam Menghormati Jasa Pahlawan Penghormatan terhadap jasa pahlawan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter ASN yang berjiwa nasionalis. KPU Jayawijaya menyadari bahwa tanpa perjuangan para pahlawan, bangsa ini tidak akan mencapai kemerdekaan dan demokrasi seperti sekarang. Oleh karena itu, kegiatan doa bersama di TMP Wamena menjadi simbol bahwa perjuangan ASN KPU saat ini adalah menjaga keadilan, transparansi, serta profesionalitas dalam penyelenggaraan pemilu. Dengan menghormati jasa pahlawan, ASN diharapkan semakin termotivasi untuk menjalankan tugas negara dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Baca juga : HUT Korpri 2025: Tema, Sejarah, dan Peran Paduan Suara Korpri Lengkap

KPU Jayawijaya Berpartisipasi dalam Donor Darah HUT Korpri 2025

KPU Kabupaten Jayawijaya ikut berpartisipasi dalam donor darah HUT Korpri 2025 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Papua Pegunungan sebagai bentuk kepedulian ASN terhadap kebutuhan darah di wilayah pegunungan. Kegiatan ini menjadi aksi nyata yang mendukung pelayanan kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antar-instansi. Partisipasi KPU Jayawijaya tidak hanya menunjukkan komitmen sebagai penyelenggara pemilu, tetapi juga sebagai bagian dari Korpri yang memiliki peran sosial dalam membantu masyarakat. Melalui aksi donor darah ini, KPU Jayawijaya berharap dapat memberikan kontribusi langsung bagi fasilitas kesehatan yang masih menghadapi keterbatasan stok darah. Selain itu, kegiatan donor darah dalam rangka HUT Korpri 2025 ini memperkuat sinergi antara KPU Jayawijaya dan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Para ASN yang terlibat menunjukkan antusiasme dan semangat gotong royong untuk mendukung kegiatan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Aksi ini mencerminkan nilai profesionalisme, integritas, serta rasa solidaritas ASN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan adanya kegiatan seperti ini, KPU Jayawijaya berharap semakin banyak agenda sosial yang dapat dilaksanakan pada peringatan Korpri di tahun-tahun berikutnya. Baca juga : HUT Korpri 2025: Tema, Sejarah, dan Peran Paduan Suara Korpri Lengkap Makna Keterlibatan KPU Jayawijaya dalam HUT Korpri 2025 Partisipasi KPU Jayawijaya dalam kegiatan donor darah ini memperlihatkan bahwa lembaga penyelenggara pemilu memiliki kepedulian tinggi terhadap isu sosial dan kesehatan. HUT Korpri 2025 menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN di Papua Pegunungan untuk kembali menegaskan peran pengabdian kepada masyarakat. KPU Jayawijaya melihat bahwa aksi sosial seperti donor darah memiliki dampak langsung dan sangat dibutuhkan oleh fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Setiap kantong darah yang terkumpul adalah harapan bagi pasien yang membutuhkan, dan hal inilah yang mendorong KPU Jayawijaya untuk turun langsung berkontribusi. Selain aspek sosial, kegiatan ini juga memperkuat hubungan kelembagaan antara KPU Kabupaten Jayawijaya dan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Kehadiran seluruh jajaran KPU dalam kegiatan yang sama menjadikan HUT Korpri sebagai wadah konsolidasi dan kebersamaan. Nilai–nilai kebersamaan inilah yang penting dijaga agar koordinasi penyelenggaraan pemilu di masa depan semakin solid dan berkelanjutan. Peran ASN KPU dalam Membangun Solidaritas dan Kemanusiaan Sebagai bagian dari Korpri, pegawai KPU memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Donor darah adalah salah satu bentuk aksi yang dapat dilakukan secara langsung tanpa memerlukan persiapan kompleks, namun memiliki manfaat besar. KPU Jayawijaya menilai bahwa kegiatan ini sejalan dengan nilai profesionalisme ASN, yaitu bekerja tidak hanya berdasarkan tugas formal, tetapi juga dengan rasa kemanusiaan. Solidaritas antar-pegawai juga terbentuk melalui kegiatan seperti ini. Para ASN KPU Jayawijaya menunjukkan antusiasme tinggi, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan donor darah. Kegiatan bersama ini dapat memperkuat kekompakan internal dan meningkatkan motivasi kerja dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, termasuk persiapan tahapan pemilu ke depan. Sinergi KPU Jayawijaya dan KPU Papua Pegunungan Kegiatan donor darah ini menjadi bukti nyata sinergi antara KPU Kabupaten Jayawijaya dan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa hubungan kerja antar lembaga berjalan dengan baik, tidak hanya dalam konteks penyelenggaraan pemilu tetapi juga dalam kegiatan sosial-kemanusiaan. Dengan terlibat aktif dalam kegiatan yang digagas provinsi, KPU Jayawijaya menunjukkan bahwa semangat gotong royong antar instansi pemerintahan dapat terus diperkuat. Sinergi ini penting mengingat tantangan geografis Papua Pegunungan yang membutuhkan kerja sama erat dalam setiap kegiatan sosial maupun pemerintahan. Kolaborasi seperti donor darah dapat menginspirasi kegiatan sosial lain di masa depan, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun gerakan kebersihan lingkungan. Dampak Donor Darah untuk Masyarakat Papua Pegunungan Stok darah di wilayah pegunungan sering kali terbatas karena sulitnya akses, sedikitnya pendonor, dan terbatasnya fasilitas kesehatan. Melalui kegiatan donor darah HUT Korpri 2025, KPU Jayawijaya berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di beberapa rumah sakit, terutama RSUD Wamena yang menjadi rujukan utama di kawasan Papua Pegunungan. Setiap kegiatan donor darah memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, kegiatan ini membantu rumah sakit memiliki cadangan darah yang siap digunakan. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dan ASN untuk rutin melakukan donor darah. Kesadaran ini penting untuk mengatasi kekurangan darah dan membangun budaya kepedulian sosial.

KPU Kabupaten Jayawijaya Menghadiri Kegiatan Bawaslu: Membangun Kolaborasi Kelembagaan dengan Mitra Kerja dalam Meningkatkan Integritas Pengawas Pemilu

Wamena, 30 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya menghadiri kegiatan penguatan kelembagaan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Jayawijaya di Aula Hotel Grandsartika, Jalan Bhayangkara, Wamena. Kegiatan dengan tema “Membangun Kolaborasi Kelembagaan dengan Mitra Kerja dalam Meningkatkan Integritas Pengawas Pemilu” ini bertujuan memperkuat sinergi antar lembaga penyelenggara, pengawas, dan mitra kerja lainnya dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas, transparan, dan demokratis di Kabupaten Jayawijaya. Baca Juga : Sistem Noken Papua, Demokrasi Unik di Tanah Papua Pentingnya Kolaborasi Antar Lembaga dalam Mengawal Pemilu Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Bawaslu Kabupaten Jayawijaya, Bapak Hongko Gombo, S.H., M.H., C.Med, yang menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antar lembaga dalam mengawal jalannya pemilu yang berintegritas. Ia menyampaikan bahwa pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. “Kami sebagai pengawas pemilu tidak dapat berjalan sendiri. Dalam melakukan pengawasan, tentu kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Bersama-sama, kita mengawasi jalannya pemilu yang demokratis dan adil. Kami bergandengan tangan dengan pemerintah daerah, aparat keamanan (TNI/Polri), teman-teman KPU, serta pihak independen. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat demokrasi yang sesungguhnya, khususnya di Kabupaten Jayawijaya,” ujar Hongko Gombo. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan bertukar pandangan antar lembaga. “Melalui kegiatan kolaborasi kelembagaan dan diskusi bersama para narasumber, kami berharap ada masukan-masukan yang konstruktif dalam mengawal tahapan pemilu yang lebih baik ke depan,” tuturnya. KPU Kabupaten Jayawijaya Dukung Kolaborasi Pengawasan Pemilu Dalam kesempatan yang sama, perwakilan KPU Kabupaten Jayawijaya, Bapak Niko Asso, S.Sos menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Bawaslu dalam membangun kolaborasi kelembagaan di tingkat daerah. “KPU memang sudah diatur dalam Undang-Undang. Dalam Pasal 1 UU No. 7 Tahun 2017 dijelaskan bahwa pemilu bersifat LUBER — Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia. KPU memiliki tujuh tugas pokok, mulai dari penyelenggaraan pemilu, pengawasan proses, rekrutmen badan ad hoc, pengelolaan logistik, pendidikan pemilih, pengelolaan data pemilih, hingga penetapan hasil pemilihan,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa KPU dan Bawaslu adalah mitra strategis yang memiliki peran saling melengkapi. “Pengawasan yang dilakukan Bawaslu terhadap tahapan pemilu merupakan bagian penting dalam menjaga integritas proses. Kami di KPU bersama Bawaslu tidak terpisahkan — ibarat satu keluarga, di mana Bawaslu adalah pengawas kami dan KPU adalah penyelenggaranya. Sinergi ini sangat penting agar pelaksanaan pemilu di Jayawijaya berjalan dengan baik dan berintegritas,” tuturnya. Sinergi untuk Demokrasi yang Berintegritas Melalui kegiatan ini, Bawaslu dan KPU Kabupaten Jayawijaya bersama para mitra kerja menegaskan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama lintas lembaga. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat integritas, akuntabilitas, dan transparansi penyelenggaraan pemilu di Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Jayawijaya. Baca Juga : KPU Jayawijaya Ajak Warga Cek Mandiri DPT Online, Satu Suara Penting untuk Demokrasi (Humas KPU Kabupaten Jayawijaya)

🔊 Putar Suara